Riset

kegiatan riset yang telah dilakukan oleh mahasiswa Program Studi Perkeretaapian Politeknik Negeri Madiun melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) selama tiga tahun berturut-turut, yakni tahun 2022, 2023, dan 2024. PKM merupakan salah satu program unggulan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi yang mendorong mahasiswa untuk mengembangkan ide-ide kreatif dan solutif dalam bentuk penelitian, teknologi terapan, maupun pengabdian masyarakat berbasis ilmu pengetahuan. Dalam konteks Program Studi Perkeretaapian, kegiatan PKM menjadi sarana yang sangat relevan untuk menerapkan teori ke dalam praktik, sekaligus menjawab tantangan dan kebutuhan dunia industri perkeretaapian yang terus berkembang.

Pada tahun 2022, mahasiswa terlibat dalam penelitian awal berbasis perancangan dan pengujian konsep teknologi sederhana yang mendukung operasional sistem transportasi rel. Kemudian, pada tahun 2023, fokus riset berkembang dengan menciptakan inovasi berbentuk prototipe, seperti alat inspeksi rel otomatis yang dapat membantu pemeliharaan infrastruktur perkeretaapian secara lebih efisien. Sementara itu, di tahun 2024, proyek riset menjadi semakin kompleks dan terstruktur dengan pendekatan multidisiplin, kolaborasi tim yang solid, serta hasil akhir yang layak untuk dikembangkan lebih lanjut ke tahap komersialisasi atau pengabdian masyarakat.

Keterlibatan mahasiswa dalam PKM tidak hanya melatih kemampuan teknis dan akademik, tetapi juga membentuk soft skill penting seperti kerja sama tim, manajemen waktu, kepemimpinan, dan komunikasi ilmiah. Setiap tim PKM dibimbing langsung oleh dosen berpengalaman yang turut membantu mengarahkan ide dan pelaksanaan kegiatan agar berjalan efektif dan sesuai tujuan. Hasil dari kegiatan riset ini juga banyak yang diikutsertakan dalam ajang kompetisi ilmiah, pameran teknologi, hingga dipublikasikan dalam bentuk laporan atau artikel ilmiah.

Melalui program seperti PKM, Politeknik Negeri Madiun menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan Program Studi Perkeretaapian yang tidak hanya memiliki pengetahuan dan keterampilan teknis, tetapi juga mampu berpikir inovatif dan adaptif terhadap perubahan zaman. Kegiatan riset ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa vokasi pun mampu menghasilkan karya yang bermanfaat dan berdampak bagi masyarakat serta industri transportasi di Indonesia.

Scroll to Top